Slide1 - Menilik Sejarah Taruhan Olahraga di DuniaSports Betting 

Menilik Sejarah Taruhan Olahraga di Dunia

Taruhan olahraga sudah bukan hal yang baru dan tabu lagi. Malahan, taruhan semacam ini salah satu yang paling diidolakan di dunia perjudian. Entah berapa banyak jumlah populasi, yang terdiri dari pecinta olahraga, penonton, politisi, dan bahkan selebritas, yang bertaruh untuk tim atau pemain favorit mereka dalam suatu olahraga tertentu. Taruhan olahraga tidak sembarangan dapat dimainkan, karena pada prakteknya, taruhan ini membutuhkan semangat olahraga dan judi secara koheren. Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah “bagaimana taruhan olahraga dimulai?”. Tentu masih banyak di antara pencinta olahraga belum tahu bagaimana taruhan yang sudah sebegitu terkenalnya dapat sampai di titik ini. Oleh karena itu, kami akan mengajakmu menilik kembali jejak langkah taruhan olahraga di awal-awal kelahirannya.

Awal Mula Taruhan Olahraga

Taruhan atas permainan olahraga diyakini sudah ada bahkan sebelum perjudian ada. Jadi, taruhan semacam ini memang sudah sangat lama berada di tengah masyarakat. Sejarah mengatakan taruhan ini pertama kali diselenggarakan secara publik pada 2.000 tahun yang lalu di masa Yunani Kuno. Bangsa Yunani adalah penggemar olahraga yang setia. Mereka mengadakan mega pertandingan yang masih hingga sekarang dikenal sebagai Olimpiade. Pada pertandingan ini, atlet dari penjuru negeri dikirimkan untuk saling mengadu kemampuan dan kekuatan atletiknya. Pendukung tidak kalah antusias untuk menyaksikan pertandingan secara langsung. Sembari menyaksikan pertandingan, mereka mengikuti taruhan untuk atlet kebanggaan mereka. Kalau atlet favorit mereka menang, merekapun berhak membawa pulang uang kemenangan!

Sama halnya dengan Yunani, Roma juga memberikan andil pada perkembangan taruhan olahraga. Selama kejayaan kekaisaran Romawi, perjudian semakin populer tidak hanya di kelas masyarakat tetapi juga di kalangan kekaisaran. Hanya saja, di bawah kekuasaan Augustus, perjudian yang dilakukan lebih condong ke taruhan untuk lomba balap kereta atau sirkus.

Abad Pertengahan

Selama abad pertengahan, perjudian terus berkembang. Jadi, para petinggi kekaisaran berusaha untuk menekan budaya judi agar tidak sampai merusak masyarakatnya sendiri. Judipun mulai dilarang, apapun bentuknya. Namun, menghilangkan sesuatu yang sudah mengakar kuat di masyarakat tentu sulit. Andaipun mungkin, akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Itulah yang dialami oleh Roma saat itu. Perjudian tetap digemari meski harus dimainkan secara ilegal di pasar gelap. Jenis taruhannya pun meluas hingga taruhan di pertandingan kota, festival daerah, dan karnival lainnya.

Konsep taruhan olahraga menjadi daya pikat tersendiri untuk pecinta olahraga. Malahan, taruhan menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari olahraga itu sendiri. Hampir semua olahraga dijadikan ladang taruhan, termasuk gulat, balap lari, bowling, balap kuda, dan rugby. Dan, jumlah olahraga yang dipertaruhkan terus bertambah – hingga hari ini.

med1 - Menilik Sejarah Taruhan Olahraga di Dunia

Kebangkitan Pedestrianisme

Pada akhir abad ke-18, pedestrianisme menjadi populer di daratan Inggris. Pedestrianisme adalah bentuk balapan yang secara profesional diperjudikan. Bentuk pedestrianisme yang paling digemari adalah balap kuda, jalan jarak jauh, dan balap lari. Perjudian profesional ini terus menguatkan pondasinya di antara masyarakat yang membuatnya menjadi sumber penghasilan sampingan dalam bentuk uang dan hadiah-hadiah.

Pedestrianisme berkembang hingga Amerika Serikat dimana banyak imigran Inggris bermukim dan hidup berkoloni. Demam judi yang sama juga terjadi di Australia dan Kanada. Bagaimanapun juga, kecintaan masyarakat terhadap perjudian profesional ini juga menimbulkan polemik karena tidak adanya aturan pasti yang menyertainya dan judi, di banyak tempat, masih dianggap ilegal. Tidak lama, pedestrianisme meredup pamornya dengan lahirnya olahraga-olahraga modern.

Olahraga Modern

Penurunan popularitas pedestrianisme pada abad ke-19 memberi jalan pada permainan baseball ke puncak popularitas. Tidak perlu menunggu waktu lama, permainan modern inipun menjadi magnet bagi para pecinta judi. Nyatanya, pada tahun 1920-an, baseball mendapat gelar “Raja Segala Taruhan Olahraga”.

Selama pelegalan judi, agen judi lokal membantu dalam memfasilitasi taruhan olahraga. Selain baseball, ada masih banyak olahraga yang diperjudikan dan cukup populer saat itu, contohnya saja sepak bola, renang, balap mobil, dan olahraga lain yang dimainkan di Olimpiade. Saat itu juga, liga dan tim profesional mulai bermunculan meliputi Liga Utama Baseball (Major League of Baseball), Asosiasi Baseball Nasional (National Basketball Association), dan Liga Sepak Bola Nasional (National Football League).

Perjudian Online

Ketika perjudian semakin mendunia, perjudian online mulai diperkenalkan secara beriringan. Jalur distribusi perjudian ini menawarkan wadah taruhan untuk olahraga dan juga permainan kasino seperti poker bingo, slot, crap, dan permainan kartu lainnya.

Related posts